6/30

 

Aku mencintainya yang mencintai orang lain.

Yang tak  lain adalah sahabatku sendiri.

Dan kali  ini aku dipukul mundur oleh keadaan.

 

Memilih diam dan mememdamnya untuk selama-salamanya.

Biarlah rasa ini hanya menjadi milik ku seorang.

Tak apa, biar aku saja yang merasakan.

 

Karena perasaan ini adalah perasaanku, yang akan menjadi tanggung jawabku seutuhnya.

 

Kau tak perlu tau dan sampai kapanpun tak akan kuberi tau, bahwa jauh didalam hatiku, sejak saat itu hanya ada namamu.

Hanya ada dirimu yang tak pernah bisa digantikan oleh siapapun itu.

 

Seseorang yang dulu selalu bersamaku, kini sepenuhnya telah menjadi milik orang lain.

Seutuhnya,  selamanya.

 

Walau aku tau, didunia ini yang abadi hanyalah kematian, dan dunia ini hanyalah sebuah titipan, tapi aku bersyukur karena Tuhan telah menitipkan rasa ini kepadamu.

 

Kepada seseorang yang  telah mengajariku banyak hal.

Seseroang yang hingga detik ini belum ada yang mampu menggantikannya dihatiku.

 

Aku berterimakasih kepada Tuhan karena telah mengenalkan aku dengan seseorang yang memperkenalkanku akan banyak hal.

Salah satunya adalah hal yang terberat dan tidak mudah untuk aku lakukan sekarang.

 

Yaitu perihal melepasmu.

 

Mulai detik  ini, kamu ku lepas.

Namun bagiku, kamu abadi.

.

Terimakasih telah menjadi teman yang baik untuk ku, walaupun aku yang tak tahu diri ini harus jatuh cinta diam-diam kepada seseorang yang menganggapku bahkan tak lebih dari seorang teman.

 






6/30

Sebuah cerita yang hampir selesai.

Semoga suka, selamat membaca.

Komentar