Kalian pernah nggak sih ngerasain satu titik ketika kalian nggak percaya sama apapun selain yang namanya takdir?
Entah apa Cuma aku doang yang lagi berada di fase yang sekarang ini.
Nggak percaya sama apapun yang ada di bumi ini selain takdir.
Orang bilang kalo usaha itu nggak pernah menghianati hasil atau hasil nggak pernah menghianati usaha, atau apapun lah kalimat yang sering kita denger di banyak tempat, dengan alih-alih untuk memotivasi kita supaya kita nggak nyerah sama keadaan dan harus mencoba lagi, lagi dan lagi.
Mungkin kalimat tersebut emang benar, tapi kayaknya nggak untuk apa yang lagi aku rasain sekarang ini.
Aku merasa bahwa sekeras apapun kita berusaha, sekencang apapun kita berdoa dan meminta, tapi kalo takdir kita nggak disana, ya nggak akan bisa.
Entah itu emang udah ditetapkan dari awal untuk nggak ditakdirkan disitu, atau mungkin takdir itu berubah karena emang itu nggak baik buat kita, tapi yang aku yakini, Sang Pencipta lebih tau mana yang terbaik buat kita, mana baik dan buruk buat kita, dan mana yang lagi kita butuhin.
Kecewa yang mengajarkan aku akan hal ini.
Bahwa sekeras apapun kita berusaha, kalo emang nggak ditakdirin untuk mendapatkan itu ya nggak akan bisa.
Maka saat itu aku mulai
merubah prinsip dan pandanganku tentang mendapatkan sesuatu.
Bahwa untuk mengurangi rasa kecewa, tugas aku hanya berusaha.
Sisanya, biar Sang Pencipta yang ngatur gimanapun hasil akhirnya nanti.
Karena semakin kita berharap, dan menaruh ekspetasi terlalu tinggi dengan harapan itu, akan berujung kecewa ketika kita nggak bisa mendapatkannya.
Jadi, apapun hasilnya nanti yaaa, tugasku hanya berusaha dan berdoa.
Nggak minta yang muluk-muluk untuk gimana-gimana.
Cuma satu yang aku minta, yaitu ‘kalo emang itu yang terbaik, tolong permudah segalanya. Dan kalo bukan, tolong di jauhi segera’.
Untuk apapun itu yang sedang aku minta dan harapkan, semoga kecewa nggak menyertaiku ketika aku gagal untuk mendapatkan.
Apapun itu, semoga takdir baik dan hal-hal baik menyertai kita semua.
Komentar
Posting Komentar