Dulu waktu sekolah kamu selalu merasa bosan dan tak sabar untuk menjadi orang dewasa yang terlihat lebih bebas tanpa aturan.
Dulu, waktu sekolah akan selalu ada tahapan ujian - naik kelas - lulus, dan tugas kita hanya belajar, belajar, dan belajar.
Tapi beda ketika kita selesai kuliah,
Setelah lulus kuliah, kamu akan memasuki hidup yang gak ada tahapannya lagi.
Setelah lulus kuliah, kamu akan masuk satu fase dimana itu adalah ruang terbuka dan bebas, dan hanya kamu yang punya satu kontrol untuk diri kamu sendiri.
Kerja, nikah, dan berkeluarga itu mungkin termasuk hal yang akan terjadi dalam hidup setelah lulus kuliah.
Tapi itu semua bukan tahapan yang harus kamu lalui secara ber-urutan.
Itu semua hanyalah pilihan.
Kamu bebas memilih untuk menikah terlebih dahulu,
Kamu bebas memilih untuk menghabiskan hidupmu hanya untuk berkarya,
Kamu bebas memilih dengan siapa kau akan berkeluarga nantinya
Mau jalanin semuanya syukur, enggak juga yaudah,
toh semua itu ya cuma kamu sendiri yg jalanin,
orang lain cuma sebagai pemanis dan pendukung dalam tahapan tersebut.
Memilih menua dengan sia-sia atau menua dengan bermakna itu pilihan.
Semua pilihan ada dintangan kamu,
hidup kamu ya kamu yang tentuin.
Hidup kamu ya kamu yang jalanin,
bukan lagi atas perintah atau larangan orang lain.
Setelah lulus kuliah kita dipaksa untuk lebih mandiri.
Mengontrol hidup sendiri untuk bertahan hidup di kemudian hari.
Memilih dengan siapa kita berteman,
Memilih dengan siapa kita berjuang,
Dan memilih dengan siapa kita akan tinggal, adalah salah satu cara untuk bertahan hidup di kemudian hari.
Datang dan pergi sudah pasti,
Tugas kita hanyalah menghargai apa yang kita miliki, dan belajar atas sesuatu yang sudah terjadi.
Sekali lagi, menua itu pasti,
Tapi memilih menjadi bermakna atau sia-sia itu pilihan.
Hidupmu ditentukan dari hari ini, bukan nanti.
Karena kamu hidup di hari ini, belum tentu dapat hidup di kemudian hari.
Nikmati apa yang sedang terjadi,
Karena kelak, hari yang selalu kamu tangisi,
Akan jadi hari yang kamu tertawai suatu saat nanti.
Nikmati prosesnya, hal terberat ini nggak akan terjadi dua kali. Karena kamu hanya punya kesempatan satu kali hidup di bumi ini.
Teruntuk semua pejuang skripsi, aku pernah melalui ini, dan bersyukur masih dapat bertahan hidup sampai hari ini.
Teruntuk semua pejuang skripsi, mari kita nikmati semua proses ini.
Tak perlu khawatir kamu lebih lambat atau lebih cepat, karena ini adalah proses, bukan suatu perlombaan, siapa yang selesai duluan dia yang menang.
Karena hidup ini bukan masalah menang atau kalah, tapi proses untuk melangkah.
Kalau lelah, bersandarlah.
Dan ketika kamu ingin menyerah, ingatlah bahwa ada orang yang tak akan menyerah hanya untuk membuatmu berada di tahap ini. Tahap dimana nggak semua orang dapat merasakannya, tahap yang mungkin diinginkan oleh orang lain.
Bersyukur pernah merasakan saat - saat tersulit ini,
Bersyukur pernah merasakan jatuh bangun untuk melalui semua ini.
Karena muda hanya sekali
Tua belum tentu terjadi
Maka, nikmati hari ini
-Catatansibogel-
Dulu, waktu sekolah akan selalu ada tahapan ujian - naik kelas - lulus, dan tugas kita hanya belajar, belajar, dan belajar.
Tapi beda ketika kita selesai kuliah,
Setelah lulus kuliah, kamu akan memasuki hidup yang gak ada tahapannya lagi.
Setelah lulus kuliah, kamu akan masuk satu fase dimana itu adalah ruang terbuka dan bebas, dan hanya kamu yang punya satu kontrol untuk diri kamu sendiri.
Kerja, nikah, dan berkeluarga itu mungkin termasuk hal yang akan terjadi dalam hidup setelah lulus kuliah.
Tapi itu semua bukan tahapan yang harus kamu lalui secara ber-urutan.
Itu semua hanyalah pilihan.
Kamu bebas memilih untuk menikah terlebih dahulu,
Kamu bebas memilih untuk menghabiskan hidupmu hanya untuk berkarya,
Kamu bebas memilih dengan siapa kau akan berkeluarga nantinya
Mau jalanin semuanya syukur, enggak juga yaudah,
toh semua itu ya cuma kamu sendiri yg jalanin,
orang lain cuma sebagai pemanis dan pendukung dalam tahapan tersebut.
Memilih menua dengan sia-sia atau menua dengan bermakna itu pilihan.
Semua pilihan ada dintangan kamu,
hidup kamu ya kamu yang tentuin.
Hidup kamu ya kamu yang jalanin,
bukan lagi atas perintah atau larangan orang lain.
Setelah lulus kuliah kita dipaksa untuk lebih mandiri.
Mengontrol hidup sendiri untuk bertahan hidup di kemudian hari.
Memilih dengan siapa kita berteman,
Memilih dengan siapa kita berjuang,
Dan memilih dengan siapa kita akan tinggal, adalah salah satu cara untuk bertahan hidup di kemudian hari.
Datang dan pergi sudah pasti,
Tugas kita hanyalah menghargai apa yang kita miliki, dan belajar atas sesuatu yang sudah terjadi.
Sekali lagi, menua itu pasti,
Tapi memilih menjadi bermakna atau sia-sia itu pilihan.
Hidupmu ditentukan dari hari ini, bukan nanti.
Karena kamu hidup di hari ini, belum tentu dapat hidup di kemudian hari.
Nikmati apa yang sedang terjadi,
Karena kelak, hari yang selalu kamu tangisi,
Akan jadi hari yang kamu tertawai suatu saat nanti.
Nikmati prosesnya, hal terberat ini nggak akan terjadi dua kali. Karena kamu hanya punya kesempatan satu kali hidup di bumi ini.
Teruntuk semua pejuang skripsi, aku pernah melalui ini, dan bersyukur masih dapat bertahan hidup sampai hari ini.
Teruntuk semua pejuang skripsi, mari kita nikmati semua proses ini.
Tak perlu khawatir kamu lebih lambat atau lebih cepat, karena ini adalah proses, bukan suatu perlombaan, siapa yang selesai duluan dia yang menang.
Karena hidup ini bukan masalah menang atau kalah, tapi proses untuk melangkah.
Kalau lelah, bersandarlah.
Dan ketika kamu ingin menyerah, ingatlah bahwa ada orang yang tak akan menyerah hanya untuk membuatmu berada di tahap ini. Tahap dimana nggak semua orang dapat merasakannya, tahap yang mungkin diinginkan oleh orang lain.
Bersyukur pernah merasakan saat - saat tersulit ini,
Bersyukur pernah merasakan jatuh bangun untuk melalui semua ini.
Karena muda hanya sekali
Tua belum tentu terjadi
Maka, nikmati hari ini
-Catatansibogel-
Komentar
Posting Komentar