Jangan belajar

"Ngapain sekolah ranking?
Temen gua ranking terus, pas kerja gajinya sama-sama UMR juga kok.
Temen gua yang lain, sekolah cuma main-main,  pacaran doang kerjaannya, malah lebih gede tuh gajinya."

"Hahaha  percuma Lu dulu belajar mati-matian kek gitu buktinya lu satu kampus sama orang yang dari dulu pas sekolah cuma main-main doang. Bahkan ada beberapa orang yang emang nggak pernah belajar malah dapet kampus bagus"

"Gak penting IPK tinggi, banyak pengusaha tajir yang nggak lulus kuliah kok!"

"Iya Lu pinter nanti jadi dokter. Tapi ntar gua yang punya rumah sakitnya hahaha"

"Yang nilainya bagus mah cuma jadi karyawan! Yang nilainya biasa aja, yang bego pas sekolah bisa jadi boss!"

"Jangan serius - serius belajar mah. Ntar kerja juga ilmu lu paling yang kepake cuma 20% sisanya mah formalitas doang."

"Serius amat sih belanjar. Nilai gak dibawa mati!
Dikuburan nanti gak akan ditanyain rumus atau hafalan kalo mau masuk surga"

Kalimat yang selalu aku denger sejak 5 tahun lalu.

Terdengar seperti nyata.

Tapi ada satu hal yang ingin aku sampaikan.



Belanjar atau tidak
Kuliah atau tidak
Nilai baik atau tidak
Gaji besar atau tidak

Jangan pernah merendahkan atau menjatuhkan orang lain.
Hidupmu, pilihanmu.
hidupnya, pilihannya.


Karena jaman tak menjamin hidupmu kedepannya
Dan nasib mu belum tentu sama dengan nasib nya



-catatansibogel-

Komentar