Kalo belum siap jatuh cinta,
jangan coba-coba bermain dengan cinta
Sejak kejadian itu,
Aku pernah berjanji dengan diri sendiri untuk tidak dekat dengan siapapun.
Masuk kedalam hidupnya, membuatnya nyaman atau bahkan membiarkannya tinggal disana.
Dan kelak ia dimakan oleh sang waktu, lantas kemudian ia pergi. Dengan sejuta kenangan.
Aku lelah dengan semua fase seperti ini.
Tidak, aku belum siap untuk jatuh hati pada siapapun.
Dan tidak ingin menambah beban orang lain karena kehadiran ku.
Semenjak kamu pergi, dengan sejuta tanda tanya.
Sebenarnya aku telah berjanji kepada diriku sendiri untuk tidak jatuh hati pada siapapun.
Tapi aku salah, aku lupa bahwa Tuhan maha pembolak balikan hati hamba-Nya.
Hingga suatu saat aku jatuh cinta lagi.
Jatuh cinta yang aku nikmati seorang diri selama bertahun-tahun ini ternyata membuat hatiku letih dengan semua proses kehidupan yang ada.
Yang menyadarkan aku bahwa kehilangan adalah bagian dari hidup yang tidak bisa kita hindari sampai kapanpun.
Aku lelah untuk memulai semua dari awal lagi, dan harus berakhir lagi.
Aku lelah dengan semua fase itu.
"Tidak apa menjauhkan beberapa orang disekitarmu untuk menyelamatkan dirimu sendiri"
Kalimat tersebut selalu membuat ku berfikir berulang kali, tiap kali aku mulai memasuki kehidupan seseorang yang baru.
Apakah hadirku malah membuat nya terganggu?
Sebelum semua terlambat, lebih baik aku pamit.
Mengakhiri sesuatu yang belum dimulai terlihat sakit.
Tapi lebih sakit lagi ketika dua orang yang sudah saling ada rasa satu sama lain, kemudian ia dipaksa pisah oleh keadaan.
Aku belum siap akan semua itu.
Kali ini, mulai hari ini.
Aku akan lebih menjaga diri, untuk seseorang yang hanya benar-benar ingin hadir dalam hidup ini.
-Diriku-
jangan coba-coba bermain dengan cinta
Sejak kejadian itu,
Aku pernah berjanji dengan diri sendiri untuk tidak dekat dengan siapapun.
Masuk kedalam hidupnya, membuatnya nyaman atau bahkan membiarkannya tinggal disana.
Dan kelak ia dimakan oleh sang waktu, lantas kemudian ia pergi. Dengan sejuta kenangan.
Aku lelah dengan semua fase seperti ini.
Tidak, aku belum siap untuk jatuh hati pada siapapun.
Dan tidak ingin menambah beban orang lain karena kehadiran ku.
Semenjak kamu pergi, dengan sejuta tanda tanya.
Sebenarnya aku telah berjanji kepada diriku sendiri untuk tidak jatuh hati pada siapapun.
Tapi aku salah, aku lupa bahwa Tuhan maha pembolak balikan hati hamba-Nya.
Hingga suatu saat aku jatuh cinta lagi.
Jatuh cinta yang aku nikmati seorang diri selama bertahun-tahun ini ternyata membuat hatiku letih dengan semua proses kehidupan yang ada.
Yang menyadarkan aku bahwa kehilangan adalah bagian dari hidup yang tidak bisa kita hindari sampai kapanpun.
Aku lelah untuk memulai semua dari awal lagi, dan harus berakhir lagi.
Aku lelah dengan semua fase itu.
"Tidak apa menjauhkan beberapa orang disekitarmu untuk menyelamatkan dirimu sendiri"
Kalimat tersebut selalu membuat ku berfikir berulang kali, tiap kali aku mulai memasuki kehidupan seseorang yang baru.
Apakah hadirku malah membuat nya terganggu?
Sebelum semua terlambat, lebih baik aku pamit.
Mengakhiri sesuatu yang belum dimulai terlihat sakit.
Tapi lebih sakit lagi ketika dua orang yang sudah saling ada rasa satu sama lain, kemudian ia dipaksa pisah oleh keadaan.
Aku belum siap akan semua itu.
Kali ini, mulai hari ini.
Aku akan lebih menjaga diri, untuk seseorang yang hanya benar-benar ingin hadir dalam hidup ini.
-Diriku-
Komentar
Posting Komentar