Mencintai dalam diam


Aku mencintaimu, namun biarlah aku yang menikmatinya seorang diri
Tak pernah berharap rasa ini kau tau
Tak pernah berharap rasa ini kau balas
Dan tak pernah berharap kelak kau akan jadi milikku

Seperti kalimat yang akan kutulis berulang-ulang,
Bahwa “mencintai paling ikhlas adalah mencintai dalam diam”

Ini terdengar klasik, namun nyatanya sangat sulit.

Kau mencintainya, dan ia mencintai yang lain.

Karena mencintai paling ikhlas adalah mencintai dalam diam
Siapa peduli akan perasaanku ini?
Biarlah rasaku menjadi urusanku,
Kau tak perlu tau
Kau tak perlu balas
Kau tak perlu mencintaiku
Kau tak perlu meghiraukanku

Karena mencintai paling ikhlas adalah mencintai dalam diam
Karena aku tak perlu balasan dan tak perlu imbalan
Seperti nikmat yang selalu diberikan oleh Tuhan-ku,
Mungkin tak terlihat, namun dapat kita rasakan setiap saat.

Karena mencintai paling ikhlas adalah mencintai dalam diam
Tetaplah mencintainya, dan aku akan tetap mencintaimu
Aku hanya menikmati rasa yang hadir dari Tuhanku
Setiap rasa yang hadir itu semua karena kehendak-Nya.

Karena rasa itu Tuhan yang ciptakan
Tapi tetap kita yang kelola

Biarlah aku yang merasakannya seorang diri,
Biarlah seperti ini.
Karena mencintai dalam diam akan mengajarkanku untuk lebih tau diri,
bahwa rasa ini akan akan hilang dengan sendirinya
ketika aku tau bahwa dimatanya, aku bukanlah siapa-siapa.

Komentar